Rusia dan Iran Berbelasungkawa dan Tawarkan Bantuan atas Banjir Sumatera
Jakarta (PBBNews)— Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Iran Masoud Pazeshkian, dan Raja Inggris Charles menyampaikan belasungkawa mendalam atas bencana banjir besar di Sumatera yang menelan ratusan korban jiwa mendapat respons dari berbagai negara sahabat. Para pemimpin dunia itu selain menyampaikan belasungkawa resmi juga sekaligus menawarkan bantuan kemanusiaan untuk membantu penanganan tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan resminya menyampaikan simpati mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas tragedi tersebut. Moskow menyatakan siap menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan yang diajukan pemerintah Indonesia. “Rusia berdiri bersama Indonesia di masa sulit ini, dan siap memberikan dukungan kemanusiaan, termasuk bantuan logistik dan teknis untuk penanganan banjir,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Sementara itu, Pemerintah Iran juga menyampaikan belasungkawa yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Presiden Iran menekankan bahwa solidaritas antara kedua negara harus terwujud dalam aksi nyata, terutama ketika Indonesia menghadapi musibah besar. Iran menawarkan pengiriman tim penyelamat dan medis, termasuk bantuan peralatan darurat serta obat-obatan. “Iran siap bekerja sama dengan otoritas Indonesia untuk membantu para korban dan mendukung pemulihan wilayah terdampak,” ujar perwakilan resmi pemerintah Iran.
Respons dukungan internasional ini menjadi sinyal kuat atas hubungan bilateral yang selama ini telah terbina baik antara Indonesia, Rusia, dan Iran. Pemerintah Indonesia menyambut baik solidaritas internasional, seraya memastikan bahwa seluruh bantuan akan dikoordinasikan melalui jalur resmi untuk efektivitas penyaluran kepada korban.
Hingga saat ini, upaya evakuasi, pencarian korban, dan pemulihan terus dilakukan oleh pemerintah bersama aparat gabungan TNI–Polri, BNPB, Basarnas, relawan, serta berbagai organisasi kemanusiaan. Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan warga dan pemulihan aktivitas masyarakat menjadi prioritas utama.
Bencana banjir Sumatera kini menjadi perhatian dunia, dan dukungan dari negara-negara sahabat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban masyarakat yang terdampak. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.(R/berbagai sumber)




