Peringati Hari Pahlawan, Koalisi Rakyat Banten Aksi Selamatkan Tanah Leluhur

Banten (PBBNews)-Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Banten, para aktivis, purnawirawan dan para tokoh yang peduli Banten memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar Aksi Rakyat  “Selamatkan Tanah Leluhur”  di Tugu Mauk, Jln Otto Iskandardinata, Mauk, Tangerang, Banten, Senin (10/11/2025).

Aksi yang digelar mulai pukul 13.30 WIB tersebut diisi penyampaian orasi dari para tokoh dan aktivis yang peduli terhadap tanah Banten. Selain orasi, ada penyembelihan lima ekor bebek sebagai bentuk rasa syukur karena PIK 2 dihapus dari daftar dari Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Penghapusan tersebut karena adanya permasalahan yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang seperti bersinggungan dengan kawasan hutan lindung dan belum adanya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Aksi dilanjutkan dengan teatrikal pembakaran replika patung naga, penyegelan lokasi pengurukan lahan di Desa Banyu Asih dan lokasi pengurukan lainnya.

Sebelumnya, Muhammad Said Didu mengatakan, bahwa “Aksi Rakyat Selamatkan Tanah Leluhur”  yang dipusatkan di Tugu Mauk, Tangerang, Banten bertepatan dengan Hari Pahlawan digunakan sebagai “Hari Restorasi atau pengembalian” Banten yang hampir dihancurkan oleh PIK 2.

Diantara agenda aksi, kata Said Didu, menuntut agar seluruh asset negara dan rakyat yang sempat diambil PIK-2 agar dikembalikan. Selain itu, meminta Pemerintah Daerah (Pemda), terutama  gubernur dan bupati agar turun langsung ke lapangan membela nasib rakyat dalam rangka restorasi Banten yang tanahnya hampir dicaplok PIK-2.

Sedangkan kepada Presiden Prabowo Subianto mereka meminta agar memfungsikan Otorita Pantai Utara Jawa dan  membatalkan semua Rencana Umum Tata Ruang/Wilayah (RUTR/RUTW) yang dibentuk Pemda, agar Pantai Utara Jawa  benar-benar kembali dikuasai negara.

Pihaknya juga meminta agar wilayah-wilayah yang telah dirubah pihak PIK 2 dari wilayah pertanian ke wilayah pemukiman dikembalikan ke wilayah pertanian.

“Pak Menteri Pertanian selamatkan kawasan lumbung pangan di wilayah Pantai Utara Jawa,”pinta Said Didu. (M)