Foto: Antara
Magelang (PBBNews): Pelari dari Kenya mendominasi juara Bank Jateng Borobudur Marathon yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Minggu (16/11/2025). Para pelari putra dan putri asal Kenya tersebut mendominasi di nomor half marathon (21,097 kilometer dan di nomor full marathon (42,195 kilometer).
Di nomor full marathon putra, delapan pelari asal Kenya meraih juara pertama hingga delapan besar. Sedangkan, nomor marathon putri, dari delapan besar pelari dari Kenya menempatkan enam orang wakilnya bahkan tiga diantaranya masuk tiga besar.
Sementara di nomor half marathon putra, pelari asal Bahrain Dawit Fikadu Admasu menggagalkan dominasi Kenya dengan meraih juara pertama. Selebihnya juara kedua hingga lima diraih pelari Kenya.
Sedangkan di half marathon putri, tiga pelari Kenya berhasil menunjukkan ketangguhannya dalam olahraga marathon dan berhasil meraih posisi pertama hingga ketiga. Untuk posisi keempat dan kelima, pelari tuan rumah Indonesia berhasil sedikit mengimbangi ketiga pelari asal Kenya tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, ajang Bank Jateng Borobudur Marathon tersebut bukan sekadar event olahraga lari semata, melainkan ada unsur wisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat, terutama UMKM. Pelaksanaan Borobudur Marathon juga sudah menjadi event tahunan yang menyatu dengan budaya masyarakat yang hampir mencapai satu dekade ini juga naik jadi keals dunia, sehingga menjadikan Jawa Tengah menjadi tempat investasi.
“Borobudur Marathon itu sudah naik kelas dan menjadi elite marathon. Sebanyak 38 negara ikut serta, secara tidak langsung akan menarik Jawa Tengah menjadi tempat investasi,” katanya.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Tohir Erik mengatakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung kegiatan besar olahraga seperti Bank Jateng Borobudur Marathon. Kedepan, kegiatan semacam Bank Jateng Borobudur Marathon tersebut akan dibuat marathon series di Indonesia, dan Borobudur Marathon masuk ke dalam salah satu agendanya.
“Event Bank Jateng Borobudur maraton ini bisa kita dorong dan akan kita pelajari, kita akan komitmen bagaimana kita punya event dunia. Itu usulan yang bagus, jadi Indonesia event,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah mendukung event Bank Jateng Borobudur Marathon. Karena, kegiatan tersebut juga mendukung perekonomian masyarakat dan juga sport tourism. (rri)




