Menteri Koperasi Ferry Juliantono Dorong Parmusi Bangun Koperasi Pesantren di Seluruh Indonesia

Jakarta (PBBNews)–Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP Parmusi) yang dipimpin oleh Ketua Umum, Dr. Drs. Ali Amran Tanjung SH, M.Hum melakukan kunjungan ke Kementerian Koperasi, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Rombongan diterima langsung Menteri Koperasi RI,  Dr. Ferry Juliantono SE, Ak, M.Si di ruang kerjanya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Menkop Ferry Juliantono mendorong Parmusi untuk membangun Koperasi Pondok Pesantren di bawah naungannya di seluruh Indonesia. Ini sejalan dengan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan ekonomi umat melalui koperasi.

Menkop Ferry Juliantono menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama di lingkungan pesantren.

“Koperasi harus jadi tulang punggung ekonomi rakyat. Jika koperasi pondok pesantren bisa berkembang, dapat menambah pendapatan pesantren dan tentunya dapat membiayai santri dan keluarganya yang kurang mampu,”katanya.

Begitu pentingnya keberadaan koperasi pesantren dalam upaya meningkatkan pendapatan pesantren untuk biaya operasional dan santri serta dampaknya kebaikannya bagi masyarakat sekitar, Menkop Ferry Juliantono meminta kepada Ketua Umum Parmusi Ali Amran Tanjung dan sejumlah pengurus yang hadir diantaranya Sekjen Parmusi KH Tairman Elon, SH, MH, Dr A. Buchory Muslim, SAg, SH, MA, Sheikh Mohammad Mashoor, Dr. Legisan Samtafsir, MAg, M. Ambardi, SE, Dr. Yusman Dawolo, M. I.Kom.I dan Muhammad Syahyan, M.I. Kom, Co.Med untuk  mendata jumlah pesantren yang dibawah naungan PARMUSI di Indonesia.

“Saya butuh daftar pesantren yang dimiliki Parmusi. Saya ingin buat acara untuk mendorong koperasi pondok pesantren. Nanti kita bikin acara bersama, Kolaborasi Menkop dan Parmusi,” tegas Menkop Ferry Juliantono.

Pada kesempatan itu, Menkop meminta Parmusi untuk mendata pondok pesantren di bawah naungan Parmusi yang potensial untuk didirikan koperasi pondok pesantren.

“Out put dari pertemuan itu nanti dirikan koperasi pondok pesantren,” ujar Menkop.

Disebutkan Menkop lagi,  saat ini sudah banyak berdiri koperasi pondok pesantren dan sebagian besar sudah berkembang dan mampu meningkatkan pendapatan ekonomi pondok dan umat. Dia mencontohkan seperti koperasi pondok pesantren Sunan Drajat Lamongan hingga punya mall, pabrik dolomite, garam dan lainnya. Begitu juga Koperasi pondok pesantren Sidogiri Pasuruan punya bisnis ritel dan lainnya.

“Keberadaan koperasi pesantren selain bisa membiayai pondok juga bermanfaat bagi masyarakat,” bebernya.

Kementerian Koperasi sendiri  sebut Ferry terus berupaya mewujudkan pembangunan 80.000  Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dicanangkan Presiden Probowo Subianto pada , 3 Maret 2025 di Indonesia untuk menyongsong kemandirian ekonomi rakyat.  Dari target Presiden Prabowo untuk membangun 80 ribu koperasi pada Maret-April 2026 terbangun 28.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Insya Allah pada Maret-April ini selesai dibangun 28 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Agustus-September nambah 150 ribu lagi,” katanya.

Sebanyak 28.000 koperasi dimaksud, kata Menkop sudah siap  beroperasi dengan aktivitas menyediakan bahan bahan ritel, sembako, apotek desa, gudang, lembaga usaha perkreditan dan lainnya.

Untuk memenuhi bahan bahan kebutuhan yang akan dijual di koperasi tersebut, kembali lagi Menkop mendorong para pengurus dan anggota Parmusi di seluruh Indonesia agar memproduksi barang-barang yang dibutuhkan koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Mari anggota Parmusi yang punya potensi buat produk sendiri, seperti produk sabun, diterjen, sampo, kecap dan lainnya. Barang barang itu saya jamin dijual di koperasi desa merah putih,” ajak Menkop.

Ketua Umum PP Parmusi, Ali Amran Tanjung, menyambut baik gagasan dan program Menkop Ferry Juliantono. Ia menyatakan bahwa Parmusi siap mendukung Pemerintah dalam mewujudkan program-program yg bermanfaat untuk rakyat, oleh karena itu PARMUSI segera merumuskan dan melaksanakan langkah-langkah konkret untuk mewujudkannya.

“Prinsipnya Parmusi sebagai Ormas Islam mendukung langkah dan kebijakan pemerintah Prabowo meningkatkan ekonomi umat,” tegas Ali Amran.

Dikatakan Ali, dalam pertemuan kemarin, Menkop Ferry Juliantono juga membahas tentang digitalisasi koperasi dan rebranding koperasi untuk meningkatkan daya saing. Ia berharap Parmusi dapat menjadi salah satu contoh koperasi yang sukses di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, masih kata Ali Amran, juga dibahas tentang peran Ormas Islam dalam memperkuat ukuwah Islamiyah dan meningkatkan peran umat Islam dalam pembangunan nasional.

Dikatakan Ali Amran lagi, bahwa Menkop Ferry Juliantono merupakan sosok yang aktif dalam organisasi Islam, seperti Syarikat Islam, dan memiliki latar belakang sebagai aktivis yang menyuarakan kepentingan rakyat.

“Dengan pertemuan ini, diharapkan Parmusi dan Kementerian Koperasi dapat bersinergi dalam meningkatkan ekonomi umat dan memperkuat koperasi di Indonesia,” tandas Ali Amran.  (M)