Ketum PP PARMUSI Dr. Ali Amran Tanjung, SH., M. Hum: Dukung Penuh Gerakan Prabowo Tegakkan Demokrasi Ekonomi di Indonesia

Jakarta (PBBNews) –Ketua Umum Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (PP PARMUSI), Dr. Drs. Ali Amran Tanjung, SH, M.Hum menyerukan kepada pengurus dan anggota PARMUSI di seluruh wilayah di Indonesia agar mendukung gerakan, langkah strategis dan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menegakkan dan menuntaskan demokrasi ekonomi di Indonesia sesuai UUD 1945.
Menurut Ali Amran, salah satu alasan mengapa PP PARMUSI mendukung gerakan, langkah strategis dan kebijakan Prabowo tersebut karena kesuksesan Indonesia dalam mewujudkan demokrasi politik tanpa dibarengi kesuksesan dalam demokrasi ekonomi sama artinya Indonesia belum menjadi bangsa yang merdeka.
“Bangsa yang merdeka itu, kalau rakyatnya tidak lapar, tidak sakit dan tidak bodoh. Kalau ketiga hal itu belum bisa dituntaskan, Indonesia belum sempurna sebagai bangsa merdeka,” ujar Ali Amran Tanjung didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP Parmusi Dr (Cand) KH Tairman Elon, SH., MH dan sejumlah pengurus PP PARMUSI di Jakarta, Sabtu (6/6/2026).
Dikatakan Ali Amran, Undang Undang Dasar (UUD 1945) Pasal 33 ayat 3 telah jelas mengamanatkan, bahwa bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besar untuk kemakmuran rakyat.
“Inilah konstitusi demokrasi ekonomi kita. Keberhasilan demokrasi politik di bilik suara akan menjadi hampa tanpa keberhasilan demokrasi ekonomi di dapur rakyat,” jelas Ali Amran.
Dia menilai, niat baik, langkah dan gebrakan yang diambil Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menegakkan demokrasi ekonomi saat ini merupakan upaya nyata dalam menuntaskan amanah konstitusi tersebut. Tentu kebijakan tersebut patut mendapat apresiasi dan dukungan.
Diantara kebijakan strategis yang didukung PP PARMUSI kata Ali Amran, yakni, Kedaulatan Pangan: Program swasembada pangan dan hilirisasi pertanian tersebut, untuk memastikan rakyat tidak lapar. Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan kedaulatan pangan tersebut, PP PARMUSI siap menggerakkan pesantren dan majelis taklim jadi lumbung pangan mandiri.
Kebijakan Prabowo berikutnya, sebut Ali Amran, Pemerataan Kesehatan: Penguatan layanan kesehatan dasar dan BPJS agar rakyat tidak sakit.
“Ini bentuk negara hadir untuk menjamin kesehatan warganya,” sebut Ali Amran.
Selanjutnya, kebijakan Akses Pendidikan & Keterampilan: Program beasiswa, vokasi, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar rakyat tidak bodoh dan mampu menjadi pelaku ekonomi, bukan penonton.
“Presiden Prabowo sedang bekerja keras mengembalikan ekonomi ke khitahnya: dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Ini bukan wacana. Ini gebrakan. Dan PARMUSI sebagai bagian dari bangsa wajib berdiri di garda terdepan mendukung kebijakan itu,” lanjutnya.
Dikatakan Ali Amran, sebagai organisasi dengan jaringan hingga ke akar rumput, PARMUSI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah. Selaku Ketua Umum PP PARMUSI, Ali Amran Tanjung menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Ranting (PR) PARMUSI se-Indonesia agar mengawal kebijakan pro-rakyat agar tepat sasaran. Mengedukasi umat tentang pentingnya demokrasi ekonomi sebagai wujud cinta Indonesia. Dan menggerakkan ekonomi kerakyatan: koperasi, pesantrenpreneur, dan UMKM berbasis masjid.
“Ingat pesan para pendiri bangsa: Kemerdekaan yang tidak menyejahterakan adalah kemerdekaan semu. Kalau kita cinta Islam, maka wajib cinta Indonesia. Bukti cinta itu adalah memastikan tidak ada lagi saudara kita yang tidur dalam lapar, mengerang karena sakit tanpa obat, dan putus sekolah karena miskin,” pungkas Ali Amran.
PP PARMUSI sebut Ali Amran, percaya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia akan benar-benar merdeka secara lahir dan batin. Merdeka politiknya, merdeka ekonominya, dan merdeka martabat bangsanya. (*)