Jakarta (PBBNews)-Roy Suryo Cs akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/11/2025) besok. Roy Suryo Cs mengaku tidak gentar menghadapi pemeriksaan tersebut dan menyatakan siap hadir pada pemeriksaan perdananya.
“Andai terjadi sesuatu dengan kami bertiga pasca pemeriksaan pada Kamis besok, tanggal 13 November, kami serahkan perjuangan ini kepada anda, pada rakyat Indonesia. Kami tidak akan diam, kami tidak akan berhenti. Ini adalah awal sebuah perjuangan besar,” tegas Roy Suryo pada acara Deklarasi Perlawanan Save Akademisi, Aktivis, Peneliti dan Rakyat di Gedung Juang, Jakarta, kemarin.
Hal senada juga disampaikan dr. Tifa dan Rismon Hasiholan Sianipar. Dikatakan Dr Tifa, bahwa apa yang sedang diperjuangkan bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar tidak semata sebagai sebuah sejarah, tapi lebih pada menyelamatkan bangsa dan generasi mendatang dari kerusakan.
“Sesungguhnya apa yang kami lakukan ini, tidak hanya sebuah sejarah, tapi peletak dasar bagi kebaikan bangsa ini. Sebab jika kami tidak melakukannya, maka Negara ini akan tertimbun kejahatan demi kejahatan yang terus menerus yang akan menyebabkan generasi mendatang akan hidup di situasi tanpa agama, tanpa keyakinan, tanpa kepastian hidup. Mereka akan hidup sangat menderita. Itulah yang membuat kami terpanggil untuk mewakapkan perjuangan ini, mewakapkan diri kami,” tegas dr. Tifa.
Sama dengan Roy Suryo, dr. Tifa juga berharap kepada para aktivis, akademisi dan rakyat Indonesia yang mencintai negeri ini agar dapat melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan oleh dirinya, Roy Suryo, Rismon Sianipar dan para aktivis lainnya.
“Kami berharap, bapak/ibu dapat melanjutkan perjuangan yang telah kami mulai,” harap dr. Tifa.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Roy Suryo Cs sebagai tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Jokowi. Penyidik Polda Metro Jaya juga telah menjadwalkan pemeriksaan perdana Roy Suryo Cs pada Kamis (13/11/2025). Roy Suryo dipanggil bersama dua rekannya, Rismon Hasiholan Sianipar dan dr. Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa. (M)




