Ada cerita menarik pada saat Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik Petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Kamis kemarin (6/11/2025). Dalam sambutannya, orang nomor satu di republik ini menyebut kalimat “Hopeng”.
“Untuk apa saya takut sama beliau. Aku hopeng sama beliau, kok takut,” begitu Presiden Prabowo Subianto berujar santai.
Kalimat itu seolah ringan, namun langsung jadi sorotan publik. Kata hopeng — serapan dari bahasa Hokkien yang berarti teman karib atau mitra setia — tiba-tiba naik kasta menjadi istilah politik baru di negeri ini.
Tapi yang membuat publik berkerut dahi bukan soal hopeng -nya, melainkan momennya. Ucapan itu muncul tepat ketika rakyat sedang disuguhi kabar tak sedap tentang hepeng — utang jumbo proyek kereta cepat Whoosh yang kini dibebankan ke Badan Pengelola Investasi (Danantara).
Saat rakyat menunggu jawaban soal uang negara, Presiden justru bicara soal pertemanan. Ironi khas republik ini: ketika tak bisa menjelaskan hepeng , bicaralah tentang hopeng.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto juga mengatakan, bahwa kehadiran investasi asing merupakan bentuk kepercayaan dunia terhadap Indonesia. Investasi besar seperti Lotte Chemical bukti bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra yang layak dan punya prospek ekonomi yang kuat. (*)



