Umroh Ditengah Bencana Banjir, Bupati Aceh Selatan Dipecat DPP Gerindra

Foto: Tribunnews

Aceh Selatan — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra resmi memberhentikan Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Aceh Selatan. Keputusan ini diambil setelah Mirwan tetap berangkat umroh ke Tanah Suci Makkah pada saat wilayah Aceh Selatan dilanda bencana banjir besar yang meninggalkan ribuan warga mengungsi.

Pemberhentian tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Sugiono kepada media di Aceh, Jum’at (05/12/2025). Dalam keputusan itu disebutkan bahwa tindakan Bupati dianggap tidak menunjukkan empati dan tanggung jawab moral sebagai kepala daerah sekaligus pimpinan partai.

“Di saat masyarakat membutuhkan kehadiran dan kepemimpinan beliau, justru yang bersangkutan memilih meninggalkan daerah untuk umroh. Partai memandang ini sebagai pelanggaran serius terhadap etika dan komitmen kader, DPP Gerindra sangat menyayangkan sikap seperti ini ” tegas  Sugiono yang juga Menteri Luar Negeri RI itu.

Keputusan pemecatan ini mendapat beragam reaksi di tengah masyarakat Aceh Selatan. Sejumlah tokoh masyarakat menyebut partai telah mengambil langkah tepat untuk menjaga kepercayaan publik, sementara sebagian pendukung bupati menilai tindakan itu terlalu berlebihan karena perjalanan umroh disebut telah dijadwalkan jauh hari.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bupati Aceh Selatan belum memberikan pernyataan resmi. Namun sumber internal Pemerintah Kabupaten menyebutkan bupati akan segera menggelar konferensi pers setelah kembali dari Tanah Suci.

Bencana banjir yang melanda Aceh Selatan sejak pekan lalu telah menyebabkan lebih dari 12.000 warga terdampak, ratusan rumah rusak, dan beberapa akses jalan utama putus. Upaya evakuasi dan pendistribusian bantuan terus dilakukan oleh BPBD, TNI–Polri, dan relawan setempat.

Dengan dicopotnya Bupati dari jabatan Ketua DPC Gerindra, dinamika politik di Aceh Selatan diprediksi akan menghangat, terutama menjelang konsolidasi internal partai dan persiapan pilkada mendatang.(S/berbagai sumber)